Showing posts with label Love. Show all posts
Showing posts with label Love. Show all posts

Wednesday, 7 December 2016

Ini Yang Harus di Lakukan Ketika Mantannya Kembali Mengganggu Hubunganmu

via unsplash
Hubungan yang harmonis dan langgeng bisa tiba-tiba ternodai apabila mantannya pasangan kembali mencari-cari pasanganmu. Sang mantan ngakunya hanya ingin berteman, tetapi benarkah demikian?

Apakah bisa mantan berteman baik dengan pasanganmu tanpa membuat cinta lama bersemi kembali? Dapatkah kamu mengizinkan pasangan berteman lagi dengan mantannya, terlepas dari konflik mereka di masa lalu? Kamu ingin melarang pasangan berteman dengan mantannya, tetapi kamu tidak ingin jadi pasangan yang posesif. Namun, kamu sendiri juga tidak bisa merelakan pasangan kamu berkomunikasi dengan mantannya begitu saja, bukan?.

Nah, seperti apa langkah terbijak menghadapi masalah seperti ini tanpa baper dan posesif? Berikut ini caranya.

1. Tanyakan Pada Pasangan Alasan Dia Ingin Berteman Dengan Mantannya

via unsplash
Daripada kamu baper dan curigaan, lebih baik klarifikasi langsung pada pasangan. Tanyakan padanya maksud dan tujuan dia berhubungan lagi dengan mantannya. Dengan menanyakan ini, kamu membuka gerbang komunikasi dan keterbukaan sehingga kemungkinan besar pasangan akan menjawab dengan jujur. Biarkan pasangan menjelaskan alasannya sampai tuntas tanpa diinterupsi olehmu.

Mungkin dia ingin berteman hanya untuk menjaga silaturahmi. Mungkin juga pasangan hanya bersikap sopan pada mantannya yang menghubunginya lagi. Meskipun kamu menemukan sesuatu yang mencurigakan dari pertemanan mereka, tunggu sampai pasangan selesai berbicara sebelum kamu mengungkapkan kecurigaanmu.Ingat, jangan berasumsi. Meski pasangan ingin berhubungan lagi dengan mantannya, bukan berarti dia ingin balikan dengan mantannya tersebut.

2. Ungkapkan Kekhawatiranmu Dengan Tenang dan Rasional

via unsplash
Wajar saja untuk khawatir dan cemburu dalam situasi seperti ini.  Namun, caramu menyikapi semua ini dapat menentukan segalanya, lho. Mungkin kamu butuh waktu untuk memproses perasaanmu dan menyusun kata-katamu dengan tepat, tetapi satu hal yang terpenting: jangan sampai kamu berbicara tanpa berpikir terlebih dulu. 

Nantinya akan ada pertengkaran dan argumen yang malah memperburuk suasana. Barulah setelah kamu merasa lebih tenang, kamu boleh mengungkapkan semuanya pada pasangan. Ungkapkan sampai tuntas, jangan ada yang disembunyikan. Dengan catatan: kamu bisa mengungkapkannya dengan tenang tanpa menyudutkan pasangan.


3. Jangan Takut Menegaskan Batasan dan Aturanmu Pada Pasangan


via unsplash
Ketika pasangan ingin berhubungan lagi dengan mantannya, kamu pasti memiliki beberapa syarat atau aturan yang wajib diikuti pasangan. Kamu wajib menegaskan aturanmu tersebut pada pasangan. Buatlah pasangan menyetujui persyaratan dan batasan darimu apabila dia masih ingin berhubungan lagi dengan mantannya tersebut.

Misalnya, pasangan hanya sebatas chatting dengan mantan, tidak boleh sampai jalan bareng. Atau boleh jalan bareng, tetapi harus ada kamu yang menemani. Pasangan wajib menghormati batasan dari kamu dan menghindari hal-hal yang membuatmu tidak nyaman.

4. Jangan Membandingkan Dirimu dengan Sang Mantan


via unsplash
Namanya juga manusia, pasti kamu akan merasa insecure dan cemburu. Ada kalanya kamu jadi terancam terhadap kehadiran sang mantan sampai tanpa sadar kamu membandingkan dirimu dengannya. Jangan sampai kamu menuruti emosimu! Kamu hanya membuat dirimu makin stres dan nantinya pasanganlah yang bakal ilfeel padamu.

Fokus saja pada dirimu sendiri. Manjakan dirimu, ingat-ingat alasan kenapa pasangan lebih memilih kamu daripada mantannya. Tunjukkan bahwa dirimu keren dan bisa hidup dengan santai tanpa terbebani kehadiran sang mantan. Kepercayaan dirimulah yang membuat pasangan makin betah denganmu dan merasa rugi untuk melepaskanmu demi mantannya.



5. Lakukan Quality Time dan Tunjukkan Rasa Cintamu Bersama Pasangan


via unsplash
Pada akhirnya, hanya kamu dan pasangan sajalah yang menjalani hubungan ini. Kalau menurutmu hubungan kalian baik-baik saja dan pasangan masih tetap mencintaimu, kehadiran mantan sama sekali bukan masalah besar! Manfaatkan situasi ini dengan menunjukkan keromantisanmu dan rasa cintamu pada pasangan.
Setelah kamu dan pasangan berbicara dengan serius dan membuat batasan-batasan, luangkan quality time berdua saja. Pergilah berlibur atau kencan romantis. Saat kencan, jangan sekali pun kalian mengungkit-ungkit sang mantan, pastikan momen ini khusus untuk kamu dan pasangan saja. Siapa tahu saja, kehadiran mantan adalah pengingat bahwa kamu dan pasangan harus lebih menghargai dan mencintai satu sama lain dengan lebih besar lagi. Jika kalian sudah move on dari masalah ini, kalian akan berkembang menjadi pasangan yang cintanya lebih kokoh dan tidak lagi tergoyahkan oleh apa pun!



Source : Kelascinta




Ini Yang di Lakukan Wanita Mandiri Untuk Menyelesaikan Masalahnya. Jomblo Wajib Baca!


Ladies, apabila saat ini kamu sedang berusaha mencari pasangan, apa tujuanmu mendapatkan pasangan idamanmu? Apakah kamu ingin mencari partner untuk saling berbagi semuanya dengan seimbang, atau karena kamu memiliki tujuan yang egois?

Banyak wanita mencari pasangan untuk menyelesaikan masalah pribadinya atau demi menutupi insecuritynya semata. Sehingga dia mudah posesif, banyak menuntut, dan bergantung sepenuhnya pada pasangan, baik secara emosional atau material.

Namun, lain halnya dengan wanita mandiri. Wanita mandiri sadar dia tidak bisa melakukan segalanya sendiri dan mau mengandalkan pasangan untuk dukungan dan bantuan. Di sisi lain, dia juga tahu bahwa dia tidak akan pernah mencari pasangan untuk alasan-alasan manja dan menye-menye seperti ini.

Namun, lain halnya dengan wanita mandiri. Wanita mandiri sadar dia tidak bisa melakukan segalanya sendiri dan mau mengandalkan pasangan untuk dukungan dan bantuan. Di sisi lain, dia juga tahu bahwa dia tidak akan pernah mencari pasangan untuk alasan-alasan manja dan menye-menye seperti ini.

1. Wanita Mandiri Tidak Butuh Pria yang Memuji Dirinya Setiap Hari



via unsplash
Wanita mandiri tahu dia cantik dan berkualitas. Dia tidak butuh approval secara konstan dari pasangannya agar dia merasa cantik. Dia belajar mencintai dirinya sendiri, menerima kekurangan dan kelebihan dirinya. Inilah kekuatan wanita mandiri, dirinya begitu stabil sehingga pria mana pun tidak pernah merasa kewalahan dan kesal menghadapi dirinya.

2. Wanita Mandiri Tidak Butuh Pria Untuk Memanjakan Dirinya Setiap Kali Dia 
    Mengalami Masalah Sulit


via unsplash
Dimanjakan pasangan memang romantis dan menyenangkan. Namun, kamu juga bukan anak kecil yang harus dimanja dan dielu-elukan setiap kali menghadapi masalah sulit. Wanita mandiri sadar dia harus bisa bangkit dengan kedua kakinya sendiri, apalagi ketika dia sedang tidak punya siapa-siapa untuk jadi tempat sandarannya. Justru pria berkualitas sangat benci pada wanita yang kerjanya hanya menangis, mengeluh, dan berpangku tangan setiap kali ditimpa masalah.

3. Wanita Mandiri Tidak Butuh Pria Untuk Memenuhi Kebutuhan Finansialnya



via unsplash
Meski seorang wanita yang sudah menikah wajib dinafkahi suaminya, wanita yang mandiri tidak mau menggantungkan finansialnya sepenuhnya pada suami. Dia akan berusaha mencari penghasilannya dengan tangannya sendiri untuk memenuhi kebutuhannya atau membantu suaminya. Saat dia masih single pun, dialah yang memenuhi kebutuhan hidup dan membayar tagihan dengan uangnya sendiri tanpa mengemis pria mana pun.

4. Wanita Mandiri Tidak Butuh Pria Untuk Menyelesaikan Masalah Hidupnya


via unsplash
Dalam kehidupan sehari-hari, wanita independen selalu lihai dalam menyelesaikan masalahnya. Ingin makan? Dia belajar memasak atau memiliki uang yang cukup untuk membeli makanan. Peralatan elektroniknya rusak? Dia bisa membawanya ke jasa servis atau mencari cara untuk memperbaikinya sendiri. Wanita mandiri tidak pernah kehabisan akal untuk mencari solusi masalahnya tanpa bergantung sepenuhnya pada pria.

5. Wanita Mandiri Tidak Butuh Pria Untuk Mengantarnya Kemana Pun Dia Mau


via unsplash
Jangan manja! Jangan harap akan selalu ada pria yang selalu mengantarmu kemana pun kamu mau. Belajarlah menyetir untuk bisa mendapatkan SIM dan membawa kendaraan sendiri. Kalau pun kamu tidak suka membawa kendaraan sendiri, miliki uang yang cukup untuk transportasi online yang sesuai dengan kenyamanan dan keamanan kamu.

6. Wanita Mandiri Tidak Butuh Pria Untuk Menemaninya Kemana Saja



via unsplash
Semestinya kamu tidak perlu takut atau manja karena harus pergi menemui teman, ke acara sosial, atau travelling sendiri tanpa menggandeng pria. Percayalah pada dirimu sendiri kalau kamu bisa berdiri sendiri dan menikmati hidup tanpa bergantung pada siapa pun. Memang, pada akhirnya, kamu akan membutuhkan pasangan untuk mendampingi kamu, tetapi kamu tidak akan mati kalau harus melakukan segalanya sendiri, bukan?

7. Wanita Mandiri Tidak Butuh Pria Untuk Merasa Utuh dan Bahagia


via unsplash
Banyak wanita yang salah mengira bahwa dirinya akan benar-benar utuh dan bahagia jika dia sudah memiliki pasangan. Memiliki pasangan memang membahagiakan, tetapi jangan sampai pasangan menjadi satu-satunya sumber kebahagiaanmu. Wanita yang mandiri tidak pernah lumpuh ketika pasangannya tidak bisa hadir untuk mendampinginya. Saat single pun, dia tetap memiliki kehidupan yang membahagiakan meski dia belum memiliki pasangan.



Source : kelascinta

Cara dan Tips Wanita Cerdas Mengobrol Akrab Dengan Pria Pendiam


Punya gebetan yang seorang pria pendiam memiliki tantangan tersendiri. Setiap kali kamu mengajaknya mengobrol, tidak jarang kamu menemui jalan buntu ketika dia hanya menjawab dengan singkat dan sekadarnya saja. Sebenarnya dia minat mengobrol denganmu atau tidak, sih?

Membuat pria pendiam nyaman dan bisa mengobrol akrab denganmu sama sekali tidak sulit, kok! Sebenarnya sikapnya yang tidak banyak omong dan cenderung kaku tidak berarti dia membencimu. Kuncinya adalah kamu harus bersikap cerdas, berwawasan luas, serta memiliki ekstra kesabaran apabila si dia tidak segera merespons seperti yang kamu inginkan. Dengan begitu, kamu pun bisa melakukan 7 langkah berikut ini untuk menarik perhatian si dia yang pendiam.
     1.   Ungkapkan Ketertarikanmu Padanya Secara Langsung!
via unsplash
Pria pendiam lebih suka wanita yang dapat mengungkapkan apa yang dia pikirkan secara terang-terangan. Kamu tidak perlu menyatakan rasa sukamu secara terang-terangan, tetapi ungkapkanlah hal-hal tentang dirinya yang membuatmu tertarik padanya. Si dia akan merasa dihargai saat tahu kamu menyukai cerita-ceritanya, kualitas dirinya, selera humornya, penampilannya hari ini, dan masih banyak lagi.

2. Senyumi Saja DIa !
via unsplash
Jangan ragukan lagi kekuatan senyumanmu, Ladies! Si dia yang tidak banyak omong akan ikut tersenyum serta merasa dirangkul olehmu. Biasanya, orang pendiam jarang tersenyum atau bicara lebih dulu, sehingga tidak ada salahnya kamu mengambil inisiatif terlebih dulu demi mencairkan suasana. Dari sini, dia akan terdorong untuk membuka dirinya dan nyaman berbicara denganmu.

3. Hindari Kontak Mata yang Terlalu Lama Dengan Si Dia


via unsplash
Meski kontak mata adalah bagian dari keintiman, kontak mata juga dapat membuat suasana menjadi lebih canggung dengan si dia. Oleh karena itu, hindari kontak mata yang terlalu lama dengannya. Namun, frekuensi kontak mata yang agak berkurang bisa kamu gantikan dengan sentuhan-sentuhan kecil, senyuman, serta pembawaan diri yang terbuka di depannya.

      4.Sering-seringlah Meminta Pendapat Atau Masukan Darinya


via unsplash
Berhubung si dia pendiam dan tertutup, kamu harus ‘memaksa’ dia untuk berbicara panjang-lebar denganmu. Maka dari itu, ketika kalian sedang membicarakan sesuatu, jangan takut untuk menanyakan pendapat si dia. Tetapi, bagaimana kalau dia tetap menjawab dengan singkat juga? Terus dorong dia untuk tetap berbicara! Misalnya, “Gimana menurut kamu soal macet di Jakarta?” kalau dia hanya menjawab, “Ya… nyebelin,” jawab lagi, “Nyebelin gimana? Kasih tahu, dong. Aku pengen denger pendapat kamu, nih,” dengan nada penasaran dan sedikit manja, tentunya.

5.   Belajar Menertawakan Diri Sendiri


via unsplash
Orang pendiam biasanya membutuhkan beberapa lama untuk menyesuaikan diri sebelum mereka membuka diri di depanmu. Agar dia lebih cepat nyaman denganmu, tidak ada salahnya kamu bercanda sambil menertawakan diri sendiri dengan lelucon ringan yang diarahkan padamu.Ingat, menertawakan diri sendiri bukan berarti kamu merendahkan diri kamu. Sometimes it’s okay to let yourself be vulnerable once in awhile to make him trust you.

      6. Ikuti Alur Pembicaraan Si Dia 


via unsplash
Di sinilah kamu harus bisa menjadi pendengar yang baik untuknya. Ketika akhirnya si dia mulai membuka dirinya buatmu dan mulai bicara panjang-lebar tentang dirinya atau minatnya, kamu wajib mendengarkan dia sampai selesai. Ikuti saja arah pembicaraannya, meskipun kamu sama sekali tidak paham dengan apa yang dia bicarakan. Setelah dia tahu kamu ternyata nyaman dan nyambung diajak berbicara, si dia akan lebih terbuka padamu di lain kali.

7. Tetaplah Menjadi Dirimu yang Anggun dan Lovable


via unsplash
Menjadi wanita yang membuat orang lain nyaman tentunya membutuhkan kesopanan, keanggunan, dan sikap yang lovable darimu, Ladies. Tetaplah menjadi dirimu sendiri yang terbaik di depannya! Pekalah terhadap perasaan, sikap, dan pikiran si dia. Gunakan empati, humor, dan sikap yang lovable untuk menciptakan suasana yang membuat si dia betah dan bahkan merindukan keberadaanmu!




Source : Kelascinta



Friday, 2 December 2016

Penyebab Pria Takut Kenalan Dengan Wanita, Cowok Jomblo Wajib Baca ini


Saat melihat seorang wanita cantik berjalan di depan Anda, apa yang Anda rasakan? Umumnya pria seketika terhenti dari aktivitas karena memperhatikannya dengan kombinasi rasa tertarik, kagum, dan puji syukur atas keagungan Tuhan. Ketiganya memicu hasrat Anda untuk mendekati, berkenalan, dan moga-moga bisa menjadi bagian dalam hidupnya. Tapi sialnya perasaan indah itu muncul berbarengan dengan perasaan kurang indah yang membuat Anda panik ketakutan, terdiam kaku, seperti lumpuh tak berdaya. Alih-alih mendekati, Anda biasanya membiarkan momen itu lewat begitu saja sambil mengulang mantra penyejuk hati, “Saya jomblo hepi, saya jomblo by choice, saya jomblo hepi, saya jomblo by choice


foto fight or flight
Saya ingin memperkenalkan sebuah fenomena bernama Fight Or Flight Response, yaitu kondisi psikologis yang otomatis terjadi pada manusia dan binatang saat menghadapi tekanan atau ancaman. Reaksi itu dimulai dari bagian otak bernama amygdala yang memicu produksi neurotransmitter epinephrine dan cortisol. Kombinasi keduanya meningkatkan tekanan darah dan kadar gula darah agar tubuh siap membakar energi untuk fight (bertarung) ataupun flight(melarikan diri). Contoh simpelnya seperti tubuh kucing yang otomatis menegang dan melengkung saat melihat anjing. Ya jelas Anda tidak akan melengkung seperti kucing, tapi kondisi pikiran dan tubuh seolah mengalami tegang ‘korslet’ yang serupa.

Anda merasa takut kenalan dengan wanita yang disukai jika Anda sedang berada dalam kondisi fight or flight tersebut. Selagi menunggu keputusan, Anda mengalami kondisi freeze alias terdiam dalam panik, terlalu banyak berpikir. Dalam konteks kenalan, biasanya Anda berakhir dengan flight alias tidak melakukan apa-apa dan menyerah pergi. Anda mungkin sudah tahu tentang itu, tapi apakah Anda sadar itu terjadi karena ulah Anda yang menekan dan mengancam amygdala sendiri?  Sadarkah Anda takut kenalan dengan wanita karena ANDA SENDIRI yang sukses menakut-nakuti diri?

Berikut adalah 4 cara bagaimana Anda selama ini menakut-nakuti diri saat bertemu sang wanita idaman.


1. MERASA JELEK!

foto merasa jelek
Saya tidak akan menyangkal ataupun berusaha menghibur, mungkin saja Anda jelek. Seseorang bisa saja merekonstruksi penampilan milyaran dollar hingga jadi keren, tapi perasaan jelek itu akan selalu hadir setiap kali dia membandingkan diri dengan orang lain. Jadi problemnya adalah tentang kebiasaan perbandingan itu, bukan tentang apakah Anda benar jelek atau tidak jelek. Kebiasaan buruk itu begonya malah Anda lakukan di detik-detik menjelang PDKT. Wajar saja Anda jadi koleps, kehilangan momen.

Jadi bagaimana cara menghentikan kebiasaan itu? Pastikan Anda selalu tampil terbaik setiap kali keluar dari rumah. Don’t be yourself, but be your best self! Jangan pernah malas merawat diri dan penampilan sebaik mungkin agar Anda tidak punya waktu membandingkan diri dengan pria lain ataupun dengan sang wanita cantik. Salah satu indikator sederhana adalah mengecek apakah saat itu Anda bisa bangga dan jatuh cinta pada refleksi Anda sendiri di cermin. Jika tidak, otak Anda akan merasa tertekan dan terancam ketika berhadapan dengan kecantikan.

“Oke, tapi bagaimana kalau nanti si dia menganggap saya jelek?” Anda mungkin bertanya. Ya itu sepenuhnya hak dia lho, jadi apa untungnya Anda pikirkan? Kalau Anda salah, Anda rugi buang-buang energi. Kalau Anda benar, Anda toh juga tidak bisa berbuat apa-apa setelahnya. Memangnya kalau dipikirkan dan dikhawatirkan, Anda jadi bisa memperkecil kemungkinan itu terjadi? Kalau mengutip kata Walt Disney, “Why worry? If you’ve done the very best you can, worrying won’t make it any better.
2. KELIRU PREDIKSI!
foto keliru prediksi
Kita senang menganggap diri kita hebat dalam menganalisa, tapi sebenarnya perhitungan kita seringkali meleset jauh, terutama seputar emosi yang negatif. Sebuah penelitian membuktikan bahwa saat membayangkan kondisi dilecehkan, banyak wanita berpikir dirinya akan merasa kesal marah, padahal di realitanya mereka akan merasa panik takut. Fenomena yang disebut Affective Forecasting oleh dua orang psikolog, Timothy Wilson dan Daniel Gilbert, ini menyatakan bahwa kita cenderung lebay dalam mengestimasi efek buruk.

Contohnya: Anda berpikir Anda akan merasa pedih sakit hati jika sang wanita diam saja ketika diajak mengobrol; Anda berpikir Anda akan merasa bodoh hancur jika dia melengos pergi begitu saja ketika didatangi; Anda berpikir Anda akan merasa hina gagal dan dipermalukan jika orang-orang melihatnya menolak Anda; Anda berpikir Anda akan merasa rendah gagal sebagai manusia jika sempat salah langkah; Anda berpikir Anda akan merasa mau mati saja, tidak kuat melanjutkan hidup jika gagal mendapatkan nomor teleponnya; dan masih banyak prediksi petaka dan neraka lagi.


Realitanya adalah Anda tidak akan merasa hal-hal seintens itu kalau dia menolak. Penolakan akan terasa lewat begitu saja, bagai aroma kentut asing yang tiba-tiba datang dan tiba-tiba menghilang juga dalam hitungan detik. Anda malah bisa tertawa geli ketika ditolak, lalu sedih kecewa karena prediksi buruk Anda tidak ada satu pun yang terbukti. Kalau diterima terasa menyenangkan, kalau ditolak pun terasa menyenangkan.
3. SIBUK CARI CARANYA!
foto bingung cari caranya
Ini alasan terpopuler kenapa pria sulit mendekati dengan wanita asing: mereka sibuk pikirkan cara dan topik terbaik. Pria suka menyusun modus aneh-aneh seperti candaan, (“Hai, ada obeng ga? Kalo ga ada, nama ada dong..”), godaan (“Hai cantik, sendiri aja nih?”), salah alamat (“Kamu Lina kan? Eh bukan ya..”), pickup lines (“Taruhan 50ribu yuk, kamu pasti akan nolak diajak ngobrol!”), turis (“Aku baru sekali ke sini, kamu ada rekomen tempat makan yang enak?”), penjelajah waktu (“Sori nanya, sekarang jam berapa ya?”), dan masih banyak lagi. Di sepanjang jaman, selalu ada segerombolan pria yang berkumpul saling pamer dan bertukar cara membuka obrolan dengan wanita.

Walau sekilas itu sepertinya cerdik, tapi itu sekonyol berpikir keras memutuskan merek air mineral terbaik dari jejeran rak air mineral di toko. Jika haus, merek airnya jadi tidak penting asalkan bisa diminum. Jika mau mengobrol, topiknya jadi tidak penting asalkan kalian jadi mengobrol. Setiap detik yang terbuang memusingkan topik-topik terbaik akan jadi badai yang mengganggu ketenangan otak. Semakin Anda punya banyak pilihan pemikiran, semakin Anda jadi takut salah langkah, panik, sulit melakukan apa-apa. Ini fenomena yang dijelaskan oleh seorang psikolog, Barry Schwartz, dalam bukunya berjudul The Paradox of Choice.


Jika ingin mengobrol, langsung saja mulai mengobrol, bukannya sibuk berpikir apa yang harus diobrolkan. dalam Conversational Intro mengajarkan agar bisa mengobrol asyik tanpa banyak berpikir kesana-kemari. Saya beri bocoran sedikit: ajak si dia ngobrol tentang bidang favorit Anda. Jika di topik favorit Anda saja kalian ternyata sulit untuk asyik ngobrol nyambung, yakin Anda masih mau memaksakan diri untuk sampai ke pacaran dan menikah?
4. INGIN MENDAPATKANNYA!
foto ingin mendapatkannya
Alasan terpopuler pria takut kenalan dengan wanita sudah jelas di poin sebelumnya, tapi ada alasan utama yang membuat pria kebanyakan berpikir saat berkenalan: mereka sesungguhnya tidak ingin berkenalan, melainkan ingin menaklukkan dan mendapatkan sang wanita. Jujur deh, iya kan? Karena jika murni ingin saling berkenalan, Anda tidak akan susah payah berpikir panjang tentang topik dan cara berkenalan yang paling efektif.

Anda merasa panik tegang untuk kenalan dengan wanita karena ada banyak sekali motif tersembunyi lebih dari sekedar berkenalan. Anda ingin membuatnya tertarik. Anda ingin berdekatan dengannya. Anda ingin menyentuhnya. Anda ingin menghabiskan waktu dengannya. Anda ingin dilihat orang-orang sedang bersamanya. Anda ingin menjadi kekasihnya. Anda ingin bercinta dengannya. Saat mau mendekati wanita, Anda bersenandung seperti Nobita, “Aku ingin begini, aku ingin begitu.”


Semua ekspektasi itu membuat Anda berpikir panjang untuk mendekati wanita. Otak Anda berusaha mengkalkulasi satu cara terbaik yang bisa menjawab segudang ekspektasi itu. Semakin banyak ekspektasi (alias ngarep), semakin Anda merasa terbeban dan tertekan sehingga tubuh terjebak proses fight or flight. Semua itu ulah Anda sendiri. Anda-lah yang mempersulit diri dengan modus ingin kenalan tersebut. Bahkan langsung bicara, “Hai, kenalan dong?” pun tergolong ngarep karena Anda mengejarnya dan berusaha membuatnya menerima Anda. Jadi jangan berusaha kenalan, melainkan ajak ngobrol.. itu jauh lebih santai menyenangkan bagi kalian berdua.
Itu sebabnya saya menekankan mindset berikut ini, “Ngehit adalah berinteraksi dengan wanita dengan tujuan untuk mengobrol, titik!” Tidak untuk mengetahui namanya, tidak untuk mendapatkan nomor teleponnya, tidak untuk mengajaknya kencan, tidak untuk membuatnya tertarik, tidak untuk menjadi kekasihnya. Anda tidak ngehit untuk berburu wanita, melainkan cuma untuk memperlebar pergaulan karena kemampuan itu jauh lebih berguna daripada kemampuan kenalan. Wanita bukan target obyek untuk ditaklukkan, melainkan rekan yang asyik diajak bicara dan bercanda. Latihlah berpikir seperti itu, maka Anda tidak akan berat mendekati wanita secantik apapun!
Dari empat kebodohan di atas, manakah yang paling sering Anda tanpa sadar lakukan?